Kedokteran & Profesi Dokter

Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
Ditulis pada 8 Januari 2018 , oleh angga , pada kategori Berita

Sejalan dengan visi Universitas Brawijaya untuk menjadi universitas unggul yang berstandar internasional dan mampu berperan aktif dalam pembangunan bangsa. Maka Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (PSSKed FKUB) menjabarkannya dalam sejumlah tujuan penyelenggaraan pendidikan kedokteran yang jelas, dapat diamati, dan diukur. Tujuan tersebut kemudian diuraikan dalam sepuluh area kompetensi yang harus dikuasai oleh lulusan PSSKed FKUB, dan diimplementasikan dalam sejumlah Mata Kuliah. Di mana area kompetensi kepemimpinan dan social entrepreneurship menjadi salah satu kompetensi unggulan yang harus dikuasai. Area kompetensi tersebut salah satunya diwujudkan dalam pelaksanaan Mata Kuliah Entrepreneurship bagi mahasiswa PSSKed FKUB.

Berdasarkan area kompetensi kepemimpinan dan social entrepreneurship, lulusan PSSKed FKUB diharapkan dapat menunjukkan kemampuan kepemimpinan dalam kegiatan ilmiah, organisasi kemahasiswaan (di tingkat lokal, nasional, dan internasional), serta mampu mejadi inisiator inovasi dan transformasi sosial di berbagai aspek dalam bangunan kesehatan (health building blocks). Oleh karena itu, penekanan social entrepreneurship menjadi salah satu fokus utama dalam MK Entrepreneurship yang diselenggarakan di PSSKed FKUB, tanpa mengesampingkan wawasan entrepreneurship yang lainnya.

Konsep pembelajaran enterpreneurship di PSSKed FKUB adalah dengan penyelenggaraan kuliah enterpreneurship yang penting untuk memberi wawasan peserta didik. Kuliah yang diberikan melingkupi enterpreneurship, sciencepreneurship, technopreneurship dan sociopreneurship. Kuliah dibawakan oleh pengajar yang mewakili cabang bidang enterpreneurship yaitu Mukhammad K. Mawardi, PhD dari Fakultas Ilmu Administrasi UB, Prof. Dr. Aulanni’am, DVM., DES dari Fakultas Kedokteran Hewan UB, dr. Gamal Albinsaid, M.Biomed. dari Indonesia Medika, dr. Eriko Prawestiningsih, Sp.F dari Laboratorium Ilmu Kedokteran Forensik RSSA, dan Imam Cholissodin, S.Si, M.Kom. dari Fakultas Ilmu Komunikasi UB. Setelah kuliah, mahasiswa diberi suatu kasus pemicu tentang masalah pada masyarakat. Kasus tersebut harus dibahas secara berkelompok (Small Group Discussion) untuk menganalisis permasalahan dan kemudian menyusun solusi yang terbaik.

Mata Kuliah Enterprenuership juga menerapkan pembelajaran observasi langsung ke tempat usaha. Menjelang akhir perkuliahan, mahasiswa wajib mengunjungi tempat usaha yang sudah ditunjuk di Malang (Field Trip). Tujuannya adalah supaya mahasiswa dapat belajar secara riil bagaimana proses pendirian suatu usaha dan manajemen serta mengembangkannya. Di akhir perkuliahan mahasiswa dalam kelompok wajib membuat suatu model bisnis dan merumuskan dalam business canvas model. Model bisnis tersebut dipresentasikan dengan media poster dan dilaporkan dalam bentuk proposal. Diharapkan dengan model pembelajaran ini, dimana mahasiswa dipicu untuk berperan secara aktif, dapat menumbuhkan jiwa enterpreneurship sejak dini pada mahasiswa pendidikan dokter FKUB.