Kedokteran & Profesi Dokter

Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
Ditulis pada 20 Oktober 2016 , oleh admin pend. dokter , pada kategori Berita

Bertempat di Mahoni Room Savana Hotel Program Studi Kedokteran – Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya pada Selasa (18/10) menyelenggarakan Lokakarya “Revitalisasi Peran Dosen Penasehat Akademik Dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi”.

Hadir dalam kesempatan tersebut Dekan yang didampingi Wakil Dekan III,  Ketua dan Sekretaris Jurusan Kedokteran FKUB, Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi Kedokteran serta para tim dosen penasehat akademik dilingkup Program Studi  Kedokteran FKUB.

Ketua Pelaksana dr. Agustin Iskandar, M.Kes, SpPK dalam laporannya menjelaskan tujuan kegiatan ini adalah  sebagai proses yang penting dalam penyelenggaraan suatu kegiatan belajar mengajar khususnya ditingkat perguruan tinggi.

Di Indonesia terutama ditingkat pendidikan dasar seringkali pola pendidikan yang dijumpai adalah pola pendidikan pasif (passive learning) dimana peran guru (pengajar) lebih dominan dalam proses pembelejaran sehari-hari. Berbeda dengan pendidikan pada tingkat perguruan tinggi, pola pengajaran saat ini lebih banyak menuntut peserta didik untuk lebih terlibat aktif dalam pembelajaran (active learning), ungkap dokter spesialis Patologi Klinik ini.

Selanjutnya Dekan FKUB Dr. dr. Sri Andarini, M.Kes dalam sambutannya juga menambahkan, Era globalisasi menjadi sebuah tantangan bagi para remaja bahkan dewasa, hingga saat ini era globalisasi semakin maju dengan adanya perkembangan dalam bidang pendidikan dan  gaya hidup yang dibarengi dengan kemajuan dalam bidang teknologi informasi.

Dalam menghadapi tantangan di era globalisasi tersebut tentunya peran Dosen Penasehat Akademik (PA) dalam unsur pendidikan mempunyai peran yang penting dimana para dosen penasehat  akademik secara cepat akan mengetahui dan mendeteksi permasalahan yang sedang dihadapi serta membantu mencarikan solusi permasalahan bagi para mahasiswanya.

Dengan begitu para dosen bisa lebih cepat “mengerti” dan dapat membantu permasalahan atau kesulitan-kesulitan yang sedang dihadapi oleh para anak didiknya sehingga kendala yang sedang di alami mereka dapat terselesaikan dan tidak mengganggu proses pendidikan.

Melihat permasalahan para mahasiswa yang kian lama makin kompleks, maka diperlukan adanya revitalisasi terhadap suatu peran mahasiswa Program Studi Kedokteran FKUB yang sedang menjalani proses pendidikan tersebut. Dimana peran seorang dosen PA sangat diperlukan guna memberikan pengertian, mengkondisikan peserta didik, membimbing dan member masukan-masukan yang membangun agar mandiri dan aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Dengan demikian diharapkan diakhir masa studinya seorang peserta didik akan lebih matang dan dewasa dalam menghadapi berbagai potensi masalah dalam bidang pekerjaan dan hidupnya kelak.

Beberapa pemateri yang berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan sehari ini antara lain; 1. dr. Triwahju Astuti, SpP (K) dengan materi What and Why: Dosen Penasehat Akademik, Sistem dan Alur Pembimbingan, Dosen PA sebagai Pelaku “Early Warning System” ., 2. dr. C. Singgih, SpPD dengan materi Peran penasehat Akademik dalam Pendidikan Kedokteran dalam mengahadapi Tantangan Pendidikan Global., 3. dr. Rachmad Sarwo Bekti, M.Med dengan materi Strategi Mendeteksi Mahasiswa dengan Masalah Kesulitas Belajar., 4. Dr. dr. Retty Ratnawati, MSc dengan materi Soft skills seorang Dosen PA dan How to deal with parents, 5. Dr. Dewi Erikawati, MS dengan materi Bagaimana mengisi buku panduan penasehat akademik untuk mahasiswa., 6. Dr. Aswin Djoko Baskoro, MS dan Dr. dr. Setyawati Soeharto,MKes dengan materi selayang pandang dosen PA, Dosen BK dulu dan sekarang serta wrap up oleh dr. Agustin Iskandar, MKes, SpPK.

Dengan adanya kegiatan revitalisasi dosen PA ini diharapkan beberapa tujuan tercapainya penguatan dan peran dosen PA sehingga dosen PA akan dapat memahami peran serta tugasnya dalam melaksanakan proses pembimbingan, tercapainya suatu sistem yang kuat dan dapat menjamin proses pembimbingan yang dilakukan secara rutin, berkesinambungan dan efektif serta tersusunnya suatu pedoman proses pembimbingan akademik yang mampu mengakomodir kebutuhan peserta didik demi kelancaran proses pendidikan ditingkat perguruan tinggi terutama di Jurusan Kedokteran FKUB.  (An4nk- Humas FKUB)